Perjalanan Panjang, Selalu Diawali Dengan Sebuah Langkah Kecil


HOT NEWS Up Date 28/02/1999 - 14:25:04 WIB

MEREKA BUKAN LAGI MENGAMANKAN, TAPI MEMBANTAI MASYARAKAT ACEH. LIHAT.. BUKA MATA KITA, ANAK INIPUN MENJADI KORBAN KEBIADABANNYA (ABRI)


Salah seorang anak yang menjadi korban penembakan brutal di Sp. KKA, 3 Mei 1999.


LAGI DARAH & NYAWA PUTRA ACEH MENETES DARI TEMPAT KERUSUHAN

Berawal dari konvoi membawa bendera Aceh Merdeka, hingga seorang remaja Ahmadi (18 tahun) harus meregang nyawa terkena peluru tepat di depan Markas Polisi Resor Aceh Utara


KALAU ACEH SUDAH TAK AMAN, KAMI HARUS KEMANA?

Tgk Abdurrahman, salah seorang korban tragedi paling memilukan dan merupakan peristiwa paling berdarah setelah Aceh bebas dari sebutan mengerikan, "DOM". Hal itu diungkapkan Tgk Abdurrahman dalam acara silaturahmi dengan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud dengan tokoh masyarakat Idi Cut, yang dipusatkan di Masjid Baitul Muttaqin, Darul Aman, Aceh Timur.


MENSOS SAMPAIKAN JANJI SANTUNI JANDA TUA KORBAN DOM

Menteri Sosial Prof. Dr. Justika Baharsjah memastikan, Departemennya akan memberikan santunan kepada janda-janda tua korban Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh yang sudah tidak mungkin lagi bisa mencari nafkah sendiri. Sedangkan kepada mereka yang masih muda dan kuat bekerja akan diberikan modal untuk usaha.


OUTPUT DOM: 320 TEWAS, 426 HILANG, 1.726 ANAK MENJADI YATIM

(BRP) Hasil temuan sementara Tim Pencari Fakta (TPF) setelah melakukan investigasi ulang sampai Senin (5/10) mengumpulkan 1769 kasus akibat DOM yaitu 426 hilang, 320 meninggal mengakibatkan 1726 anak menjadi yatim.
Menurut Wakil Ketua TPF M Yusuf Ismail Pase SH, didampingi kordinator investigasi Toim B, TS Sani Senin (5/10) di Posko TPF, kasus penyiksaan 938 hingga membuat 11 orang diantaranya mengalami cacat seumur hidup. Hal yang sama juga dialami oleh 7 wanita yang mengalami trauma berkepanjangan akibat pemerkosaan yang dilakukan oknum ABRI.


DUBES INGGRIS: KEJADIAN DI ACEH LUKAI SUBSTANSI HAM

(BRP) Duta Besar Inggris untuk indonesia, Robin Christopher menilai apa yang telah terjadi di Aceh sepanjang kurun waktu 1989-1998, adalah kejadian penting yang melukai substansi hak asasi manusia (HAM) dan perlu proses penyembuhan yang lama. Karenanya, harus ada sikap serius dari Pemerintah Habibie untuk menanganinya, termasuk menegakkan hukum dan keadilan, agar peristiwa serupa tak terulang, ungkapnya, Kamis (1/10).


LAGI, KUBURAN KORBAN CULIK DITEMUKAN DI ACEH

(BRP) Salah seorang korban, M Abbas Saleh (64), warga Desa Sarah Panyang Kecamatan Bandar Baru, Pidie, yang diculik April 1998 lalu, diduga sudah dibunuh dan dikubur di kawasan Blang Keudah Kecamatan Tiro Truseb. Saat penguburan, oknum keamanan, kepada warga menyatakan yang ditanam itu adalah mayat orang gila, karena ditemukan dalam keadaan telanjang.


ARAB SAUDI SEKOLAHKAN ANAK YATIM KORBAN DOM ACEH

Sekretaris Komite Solidaritas Hak Asasi Manusia (HAM) Daerah Istimewa Aceh (Koshamda) Dr Hasballah M Saad MS menyatakan, Pemerintah Arab Saudi telah menyatakan sikapnya memberi perhatian serius di bidang pendidikan terhadap yatim korban pelanggaran HAM selama berlangsungnya Operasi Militer di Aceh sejak 1989. "Bukan saja memberikan bantuan berupa beasiswa, tapi bahkan jika perlu akan menyekolahkan para yatim tersebut ke Arab Saudi," ujar Hasballah dalam Forum Konsolidasi Nurani FP HAM.


KENAPA ABRI MEMBANTAI RAKYAT ACEH

Dalam suatu diskusi terbatas belum lama ini, seorang pembicara muda menyatakan dia tak berhasil menemukan penjelasan rasional yang mendasari pembunuhan masal warga sipil oleh ABRI di Aceh. Karena itu ia curiga penjelasannya harus dicari dari sentimen terhadap suku Aceh. Kesimpulan seperti itu amattidak meyakinkan, tapi justru dapat memberi pembenaran bagi separatisme


AKIBAT KERUSUHAN DI LHOKSEUMAWE: KENAPA SAYA YANG HARUS JADI KORBAN ?

Setelah kerusuhan itu baru jelas terlihat berbagai katagori korban- korban yang jatuh dan menarik perhataian publik. Misalnya kalau mau menyebut sasaran kerusuhan itu adalah pelampiasan dendam massa terhadap WNI turunan Cina, namun tidak sedikit toko Cina yang selamat dan hanya mengalami lemparan batu memecahkan jendela atau dinding, tapi tak mengalami kerusakan atau penjarahan habis. Mengapa saya menjadi korban paling parah ? Tanya seorang pedagang yang bergerak dalam bidang perbengkelan dan dagang spare part mobil.


TEMUAN TPF ACEH UTARA: TEWAS 115 DAN 243 DISIKSA

Hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) Aceh Utara yang turun menyisir pedesaan di daerah tingkat II itu, sampai Kamis (17/9), berhasil mendata sementara para korban DOM mencapai 115 orang tewas dibunuh dan 243 orang disiksa.


SJAMAUN GAHARU: KEADAAN SEPERTI ITU MEMBUAT MEREKA MENDAPAT KEUNTUNGAN

"Untuk mendapat keuntungan itu orang-orang ini menciptakan suasana yang tidak aman dan tentram di Aceh. Mereka menginginkan masalah itu berjalan terus. Makanya itu harus dituntaskan agar tidak terjadi lagi," ujar Sjamaun Gaharu, Mantan Pangdam-I/Iskandar Muda.


KONTRAS JAJAKI PEMBENTUKAN TPI KASUS ACEH

Kontras (komisi anti kekerasan) sedang menjajaki pembentukan Tim Pengusut Independen (TPI) Kasus Aceh, kata Zulfikar MS, koordinator Badan Penasihat Kontras Perwakilan Lhokseumawe kepada Serambi, kemarin. Penjajakan tersebut, kata Zulfikar, dilakukan bersama dengan lembaga-lembaga swadaya masyarakat lainnya, lembaga dan aktifis mahasiswa, ulama, tokoh-tokoh masyarakat, serta dengan forum-forum yang menaruh kepedulian serius terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM di Aceh.


HAGAMAL SE, ORANG BUANGAN CUAK ??

Hagamal SE (33), lelaki asal Banda Aceh yang ditemukan masyarakat di dekat WC terminal kota Idi, Aceh Timur, Rabu (2/9) malam, dalam keadaan linglung, diduga kuat dibuang seorang "cuak" (tenaga pembantu operasi/TPO). Saksi mata melihat, korban "diturunkan" dari sebuah mobil sedan yang dikemudikan seorang pria.

Menurut keterangan yang dihimpun dalam dua hari terakhir, cuak yang membuang Hagamal di terminal Idi pada pukul 23.00 Wib itu, disebut-sebut berinisial "W". Ia naik mobil sedan dengan menggunakan nomor polisi plat BK. Beberapa saksi mata mengenal pria tersebut sebagai "cuak" dan berdomisili di wilayah Idi.


HASIL TEMUAN TPF DI ACEH ADALAH SEBUAH FAKTA

Harmoko menjelaskan itu dalam pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Belanda. Dalam acara di aula KBRI Den Haag, Belanda, Harmoko menjelaskan, saat TPF DPR-RI yang diketuai Hari Sabarno diterjunkan ke Aceh, banyak masyarakat memberikan masukan yang benar. "Dan apa yang didapat adalah fakta terjadinya tindakan pelanggaran HAM," kata Harmoko.


KINI ACEH BARU BEBAS DARI PASUKAN "JARING MERAH"

Realisasi penarikan seluruh pasukan Non-Organik dari Wilayah Aceh seperti dijanjikan pimpinan ABRI, telah dilaksanakan pada ini, Kamis 10 September 1998 dan dipusatkan di Lhokseumawe. Dengan demikian mulai hari ini, Aceh bebas dari "pasukan jaring merah " yang telah cukup banyak menoreh luka dalam hati masyarakt Aceh, dan entah kapan luka itu akan sembuh. Atau akan terus menganga dan bernanah ?. Semoga juga tidak.
Sebanyak tiga SSK (satuan setingkat kompi)atau sekitar 300 prajurit yang merupakan sisa pasukan non-organik yang masih ada di Aceh, ditarik untuk dikembalikan ke kesatuan masing-masing.


PERNYATAAN ANGGOTA FKP DPR-RI DINILAI "ASBUN"

"Kalau tidak tahu persoalannya, dia lebih baik diam dan bukan mengeluarkan pernyataanyang dapat melukai perasaan masyarakat Aceh," kata tokoh masyarakat Aceh, H Teuku Djohan kepada ANTARA di Banda Aceh.


PALANG MERAH INTERNASIONAL BANTU JANDA & ANAK YATIM KORBAN "DOM"

Palang Merah Internasional (ICRC) akan segera menyalurkan sejumlah dana untuk membantu warga masyarakat Kabupaten Aceh Utara yang menjadi janda dan anak yatim korban operasi militer (DOM) di daerah itu.
"Untuk tahap pertama ICRC akan memberi bantuan kepada 200 korban, dan bantuan itu akan disalurkan bersama Palang Merah Indonesia (PMI)," kata Ketua PMI Cabang Aceh Utara, Drs.Rasidin Aba Aminy kepada pers di Lhokseumawe Sabtu (5/9).


ADA KELOMPOK INGIN ALIHKAN FAKTA KUBURAN MASSAL KE ISU LAIN

Para aktifis Senat Mahasiwa Unsyiah sependapat dengan pernyataan Ketua DPRD Aceh HT Djohan. Mereka meminta kepada Danrem 011/Lila Wangsa untuk mengusut dalang kerusuhan yang mengerahkan massa saat upacara pelepasan pasukan non organik di lapangan Sudirman Lhokseumawe.
Tuntutan itu disampaikan sejumlah pengurus senat fakultas dan senat mahasiswa Unsyiah ketika melakukan "mimbar bebas" di halaman RKU-I Unsyiah Jumat (4/9).


LHOKSEUMAWE PARAH & SERAM, PANGAB TUNDA PENARIKAN PASUKAN

Akibat kerusuhan yang semakin parah yang terjadi pada hari Selasa (01/09) dan masih bertambah menjalr ke Kecamatan-Kecamatan pada hari Rabu (02/09) akhirnya Menhankam/Pangab Jenderal TNI Wiranto menyesalkan memutuskan untuk menangguhkan untuk sementara penarikan pasukan dari wilayah Lhokseumawe & sekitarnya sampai keadaan dianggap aman??.

Dan menurut tanggapan Ketua DPD Golkar Aceh, Mayjen (Purn) H. Teuku Djohan dan Ketua DPD PPP Cabang Aceh Utara, Tgk. H.Saifuddin Ilyas mensinyalir kerusuhan massa di Lhokseumawe adalah sebuah hasil rekayasa ''aktor intelektual'' semata.


Jak Tabiela Nanggrou, Ta Wou U Gampong Saweu Syedara

Jika Anda Ingin Menggunakan Berbagi Web Gratis, Seperti Email, Post Card, Fax, Dll Silahkan Coba Disini. (Meunyo Drouneuh Na Niet Neu Cuba Fasilitas Internet Yang Hana Bayeu, Lagei Email, Post Card, Fax, Dll Ci Neucuba Hino)
Web Gratis: Mangat Ta Cuba Karena Pree


[ HOME "BR" POST ]   [ INDEX BERITA ]    [ SUMBER BERITA LENGKAP ]


HAM ACEH

Index - Berita
Renungan Untuk Kami

26/03/'99
Habibie Datang Bawa Darah ke Aceh

03/03/'99
Kalau seorang anggota DPRD saja bersikap seperti preman

02/03/'99
Reformasi bahkan menjadi alasan bagi sebagian orang untuk mencapai tujuannya

02/03/'99
Cuak, nasib mu kini

27/02/'99
Pernyataan Umum Tentang Hak-Hak Asasi Manusia yang dipublikasikan UNHCR langsung dalam bahasa Aceh

21/11/'98
Danrem 011/LW: Kol. (Inf) H. M. Jhoni A. Wahab, S.Sos : "ABRI Jangan Lagi Mencurigai Rakyat Aceh"

31/10/'98
Setelah rampungnya operasi militer di Aceh, kini giliran cuak dihabisi

04/10/'98
Meski saya sedang hamil tua, bergantian mereka memperkosa saya & tidak peduli anak-anak saya menjerit ketakutan.

01/10/'98
TPF Aceh Utara kembali temukan kuburan massal dan laporan penyiksaan terhadap 40 orang

24/09/'98
Lehernya dikalungi seutas tali seperti kerbau. Tentara kemudian menyeret dengan mobilnya.

23/09/'98
TPF Aceh Utara & Temuan Kuburan Massal Baru

22/09/'98
Temuan TPF Aceh Utara :
Selama DOM, 287 Tewas dan 328 Hilang

19/09/'98
Hasil Survey Tim TPF di Aceh Utara:
DOM Sisakan Trauma Bagi Korban Perkosaan

Dialog "Anak Yatim" & Ibunya

Selembar "Surat Cinta" Untuk Ibrahim Hasan

Setelah ditelanjangi di depan umum, dia dihabisi di depan ibu dan tetangga tetangganya sekampung.

Tengah malam sekitar pukul 20.00 WIB saya direndam di sungai tanpa baju selembar pun. Dinginnya minta ampun, apalagi seharian belum diberi makan dan banyak luka di tubuh.

Hari pertama, selain disiksa, dipukul, saya pun disetrum pada sekujur badan. Tidak hanya itu, mereka juga menjulurkan aliran listrik itu pada kemaluan saya, betapa sakitnya!!.

Sejumlah Bukti Rekayasa Kerusuhan Lhokseumawe ditunjukkan oleh Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Munir SH pada hari Senin kemarin. Ia mengatakan bahwa pihaknya memiliki sejumlah "bukti keterlibatan oknum ABRI." sebagai penggerak aksi kerusuhan yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Belum lagi penyidikan dan penuntasan masalah pasca pencabutan DOM dilakukan, kini masyarakat Lhokseumawe telah ada yang "tewas." Hal ini terjadi setelah berlangsungnya kerusuhan yang memasuki hari ketiga hingga hari Rabu (02/09/'98)ini.

Sebagian besar warga masyarakat Aceh yang dikategorikan hilang setelah "jemput paksa"orang tak dikenal sebagai ekses Daerah Operasi Militer (DOM) sejak tahun 1989 sampai Agustus 1998, hingga kini dilaporkan belum diketahui nasibnya.(29/08/'98).

Tim Komnas HAM kembali menemukan 12 mayat korban pembantaian yang diduga dilakukan oleh oknum ABRI di kawasan "lubang neraka" Ujung Salam Desa Bukit Sentang, Lhoksukon, Aceh Utara Sabtu (22/08/'98).

Ribuan masyarakat Aceh di Sumatera Utara melaksanakan sujud syukur kepada Allah SWT, atas dihapusnya DOM (Daerah Operasi Militer) di Aceh

Gub. Aceh Minta Presiden mencabut DOM

DOM Aceh Ladang Pembantaian

Deritamu derita kami, Derita semua Masyarakat Aceh

Berita menarik lainnya tentang pencabutan DOM

Pelanggar HAM di Aceh Agar Diadili

Polisi keluar dari ABRI

Web Site Masters Sumber Berita!

Web Site Masters List Universitas & SMU!


Polem Jamee Loën


Sejak Tanggai 28 Buleun Limeung Thon 1998

Webmaster